Senin, 19 Maret 2018

Sejarah Singkat Masjid Sultan Ahmed (Blue Mosque)


Masjid Sultan Ahmed (bahasa Turki: Sultanahmet Camii) adalah sebuah masjid di Istanbul, kota terbesar di Turki dan merupakan ibukota Kesultanan Utsmaniyah ( dari 1453 sampai 1923). Masjid ini dikenal dengan juga dengan nama Masjid Biru karena pada masa lalu interiornya berwarna biru.
                                   



Masjid ini dibangun antara tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed I, yang kemudian menjadi nama masjid tersebut. Ia dimakamkan di halaman masjid tersebut. Masjid ini terletak di kawasan tertua di Istanbul, di mana sebelum 1453 merupakan pusat Konstantinopel, ibukota Kekaisaran Bizantin/Bizantium. Berada di dekat situs kuno Hippodrome, serta berdekatan juga dengan apa yang dulunya bernama Gereja Kristen Kebijaksanaan Suci (Hagia Sophia) yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum.

Jaraknya cukup dekat dengan Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh dari pantai Bosporus. Dilihat dari laut, kubah dan menaranya mendominasi cakrawala kota Istanbul.

Masjid ini dikenal dengan nama Masjid Biru karena warna cat interiornya didominasi warna biru. Akan tetapi cat biru tersebut bukan merupakan bagian dari dekor asli masjid, maka cat tersebut dihilangkan. Sekarang, interior masjid ini tidak terlihat berwarna biru.


Arsitek Masjid Sultan Ahmed,


Sedefhar Mehmet Aga, diberi mandat untuk tidak perlu berhemat biaya dalam penciptaan tempat ibadah umat Islam yang besar dan indah ini. Struktur dasar bangunan ini hampir berbentuk kubus, berukuran 53 kali 51 meter. Seperti halnya di semua masjid, masjid ini diarahkan sedemikian rupa sehingga orang yang melakukan Salat menghadap ke Makkah, dengan mihrab berada di depan.

4 TEMPAT YANG HARUS DIKUNJUNGI SAAT DI TURKI


Siapa yang tidak kenal dengan negara Turki? Terkenal dengan bangunan perpaduan antara Eropa dan Asia, ternyata Turki punya beberapa tempat favorit untuk wisata. Berikut ini diantaranya:

1.      Blue Mosque


Blue Mosque merupakan masjid megah di Turki yang memiliki keunikan dan keindahan menakjubkan. Jika Anda berkunjung ke Turki, rasanya belum lengkap kalau belum ke tempat wisata ini. Masjid ini dibangun oleh Sultan Ahmed 1 yang berasal dari masa dinasti Ottoman abad ke 14, sedangkan konstruksi bangunannya dimulai pada tahun 1609.

Kenapa dinamakan Blue Mosque (Masjid Biru)? Jawabannya adalah karena keramik-keramik yang menutupi dinding serta kubah masjid ini berwarna biru. Masjid ini memiliki 6 buah menara yang mana konon katanya Sultan Ahmed 1 sempat mendapat kritikan karena memiliki jumlah menara yang sama dengan Masjidil Haram di Mekkah. Untuk mengatasi hal ini akhirnya Sultan Ahmed 1 menyumbang biaya pembuatan menara ke 7 Masjidil Haram.

Jika Anda ingin pergi berkunjung ke masjid ini, Anda diharuskan mengenakan pakaian yang sopan dan bagi wanita diharuskan memakai hijab. Saat memasuki kompleks masjid, Anda akan disuguhkan arsitektur yang megah nan menawan dari Blue Mosque yang merupakan masjid terbesar di Istanbul dan telah menjadi salah satu tempat wisata di Turki yang wajib Anda kunjungi.

2. Galata Bridge



Galata Bridge atau Jembatan Galata adalah salah satu tempat wisata di Turki yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Ketika melintasi jembatan yang dibangun pada tahun 1836 ini, Anda akan melihat pemandangan yang menyuguhkan 2 sisi berbeda yaitu bangunan bergaya Eropa dan juga Asia.

Yang unik dari jembatan ini adalah bahwa jembatan ini terdiri dari 2 tingkat. Bagian atas jembatan digunakan untuk transportasi kendaraan dan pejalan kaki, sedangkan tingkat bawah dipenuhi dengan cafe dan juga restoran yang sudah dibuka untuk umum sejak tahun 2003. Jika ingin melihat pemandangan dari jembatan ini, sore dan malam hari adalah waktu yang terbaik. Biasanya saat sore tiba, jembatan ini akan lebih dipadati pengunjung. Anda bisa mengisi perut sembari ditemani pemandangan sunset yang menakjubkan. Kuliner yang paling populer di Galata Bridge adalah Balik Ekmek, sejenis snack yang terbuat dari ikan panggang dan roti.

3. Cappadocia


Saat berlibur ke Turki, Cappadocia adalah salah satu tempat wisata di Turki yang wajib Anda kunjungi. Tempat wisata yang satu ini menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona. Untuk bisa sampai ke tempat wisata ini, Anda bisa naik bus dengan jarak tempuh sekitar 12 jam dari kota Istanbul. Cappadocia menyuguhkan pemandangan yang luar biasa bagaikan sedang berada di planet lain. Pemandangan lembah, ngarai, dan juga perbukitan mendominasi tempat wisata di Turki ini. Keunikan lain dari tempat wisata di Turki ini adalah bahwa bangunan rumah, gereja, restoran, dan juga terowongan yang ada di kawasan ini semuanya terbuat dari pahatan bebatuan.
Beberapa tempat menarik yang terkenal di sini antara lain:

a. Goreme




Goreme adalah sebuah kota unik yang dipenuhi oleh bangunan yang terbuat dari pahatan batu. Batu-batuan tersebut dibuat secara manual dan ada juga yang digunakan sebagai tempat tinggal oleh warga lokal. Tak lengkap rasanya jika ke Goreme tanpa menaiki balon udara. Di sini terdapat tour balon udara yang biasanya dimulai saat matahari terbit. Memandangi lembah dan bukit dari atas dipadu dengan sunrise yang menakjubkan akan membuat pengalaman berlibur anda semakin mengesankan.

b. Urgup


Di Urgup Anda bisa menemukan banyak sekali restoran dan juga hotel yang berada di dalam gua.

c. Avanos


Avanos terkenal sebagai pusat tembikar dan keramik. Di kota ini Anda bisa belajar bagaimana caranya membuat tembikar.

d. Wisata Kuliner



Traveling tak akan lengkap jika belum mencicipi kelezatan kulinernya. Kuliner terkenal di Cappadocia adalah Testi Kebab. Perpaduan daging dan juga sayuran dengan bumbu lezat yang dimasak menggunakan panci tanah liat adalah sebuah kenikmatan yang wajib dicoba.

4. Konya


Konya juga telah berhasil menjadi salah satu tempat wisata di Turki yang sayang untuk dlewatkan. Termasuk dalam kota tua yang ada di Turki, letaknya cukup dekat dengan ibu kota Turki yaitu hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam saja, sedangkan dari Istanbul, tempat ini berjarak sekitar 660 km dan dapat ditempuh selama kurang lebih 10 jam berkendara dengan menggunakan mobil.
Kota ini menjadi pusatnya kebudayaan Turki dan juga sangat populer dengan kereligiusannya. Atraksi wisata dan tempat populer di Konya di antaranya:

a. Tarian Sufi (Whirling Dervishes)


Tarian Sufi memiliki keunikan tersendiri. Si penari akan berputar selama 15 menit dalam keadaan stabil sambil mengenakan kostum unik yang akan mengembang ke atas ketika si penari mulai berputar.

b. Mevlana Museum


Merupakan sebuah museum yang menyimpan karya-karya sastra Jalaludin Rumi. Seorang sastrawan yang terkenal di jamannya. Di dalam museum ini terdapat barang-barang pribadi dan juga makam Jalaludin Rumi. Setiap bulan Desember di Konya diadakan festival Seb-i Arus, yaitu sebuah festival tahunan yang digelar dengan tujuan untuk mengenang kembali karya besar Jalaludin Rumi. Biasanya semua hotel dan penginapan akan penuh saat festival ini dimulai.



Nah, itulah  4 rekomendasi tempat wisata terpopuler di Turki yang harus Anda kunjungi. Tempat wisata di Turki yang mana yang ingin Anda kunjungi? Share yuk!

Sabtu, 29 April 2017

Demokrasi Dan Implementasinya

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.

Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan.

Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting, misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum. Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warga negara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih).

Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung, tetapi dalam arti yang lebih luas. Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilih sendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatan rakyat. Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar, suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi. Ini adalah akibat cara berpikir lama dari sebagian masyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola, bukan sistem pemerintahan yang bagus, sebagai tokoh impian ratu adil. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpin negara, masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu, misalnya umur 18 tahun, dan yang tak memliki catatan kriminal (misal, narapidana atau bekas narapidana).

Sumber : http://dedypri2.blogspot.co.id (Reinterpretation)

Apa Diri Kamu sudah Ke-Indonesia-an??

Identitas Nasional


Istilah identitas nasional dapat disamakan dengan identitas kebangsaan.  Identitas berarti ciri-ciri, tanda-tanda atau jati diri seseorang, kelompok, masyarakat bahkan suatu bangsa. Kata “nasional” menunjuk pada kelompok-kelompok persekutuan hidup manusia yang lebih besar dari sekedar pengelompokan berdasarkan ras, agama, budaya, bangsa dan sebagainya. Oleh karena itu, identitas nasional lebih merujuk pada identitas bangsa dalam pengertian politik (political unity).
Pada hakikatnya “ Identitas Nasional” suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan jati diri suatu bangsa atau lebih popular disebut sebagai kepribadian suatu bangsa.
Maka pengertian kepribadian sebagai suatu identitas nasional suatu bangsa, adalah keseluruhan atau totalitas dari kepribadian individu-individu sebagai unsur yang membentuk bangsa tersebut Pengertian identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan pengertian “ peoples character “, “National character”, atau “ National Identity “. Oleh karena itu, identitas nasional suatu bangsa termasuk identitas nasional Indonesia juga harus dipahami dalam konteks dinamis.

Dari sedikit materi tentang Identitas Nasional diatas bisa dilihat identitas merupakan jati diri. Kalau di manusia, sesorang memerlukan jati dirinya untuk menjadi seseorang yang baik dan berguna. Begitu juga halnya dengan Indonesia. Indonesia pasti mempunyai jati dirinya, yaitu warga negara atau masyarakatnya. Coba lihat keadaan Indonesia sekarang, semakin banyak individu-individu yang melakukan apa yang tidak seharusnya. Penyalahgunaan obat terlarang, mencuri atau merampok, membunuh, memperkosa, dll, dan hal yang paling menonjol yaitu Korupsi. Sangat prihatin dengan apa yang dilakukan manusia Indonesia ini. Dengan perilaku warga negara yang seperti itu, Indonesia mempunyai identitas sebagai negara yang banyak melakukan hal “kotor”.
Masyarakat Indonesia juga sudah mulai “terkontaminasi” oleh budaya budaya negara luar. Seperti fashion, lifestyle, or anything what other Country on Trendy of the years.
Nah itu contohnya hahaha… ( bener juga kagak )

Memang, sangat baik seseorang untuk bisa Bahasa selain Bahasa nasional karena memang keperluan individual dalam menjadi individu yang baik. Tapi apakah masih baik jika “kebudayaan” negara luar masuk ke Negara ini? Contoh, berciuman ditempat umum, sex bebas, berpakaian tidak wajar, dll yang membuat identitas negara ini tertiban oleh identitas negara lain.

Lalu ada Kebudayaan. Tercatat 33 budaya Indonesia telah diklaim negara asing, terbanyak adalah Malaysia dengan 21 klaim budaya.

Berikut Daftar Klaim Asing Atas Budaya Indonesia:
1.Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
2.Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
3.Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
4.Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
5.Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
6.Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
7.Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
8.Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
9.Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
10.Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
11.Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
12.Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
13.Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
14.Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
15.Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
16.Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
17.Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
18.Kain Ulos oleh Malaysia
19.Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
20.Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
21.Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia
22.Batik dari Jawa diklaim oleh Adidas
23.Sambal Bajak dari Jawa Tengah diklaim oleh Oknum WN Belanda
24.Sambal Petai dari Riau oleh diklaim Oknum WN Belanda
25.Sambal Nanas dari Riau diklaim oleh Oknum WN Belanda
26.Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
27.Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
28.Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
29.Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
30.Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
31.Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
32.Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
33.Lagu Bengawan Solo diklaim WN Belanda

Kasus klaim budaya kita hendaknya diperhatikan secara seksama dan harus dijadikan prioritas utama bagi pemerintah. Budaya lokal  yang mewakili identitas asli negara Indonesia harus segera dipatenkan. Untuk itulah peran seorang pemimpin negara sangat besar dalam hak paten kebudayaan Indonesia di dunia Internasional.
Untuk itu warga Indonesia harus lebih memperhatikan apa yang dilakukan dana pa yang harus dilakukan. Tanpa dijelaskan pun warga negara mengerti apa yang harus dilakukan, cuman untuk terbiasa melakukan itu belum bisa di “patenkan”.



Sumber :



Minggu, 19 Maret 2017

Pancasila adalah Darah Indonesia

Pancasila sebagai Ideologi Indonesia

Filsafat dan ideologi memiliki keterkaitan, sebelum lahirnya sebuah ideologi maka ada filsafat terlebih dahulu, filsafat berubah menjadi ideologi setelah filsafat tersebut digunakan untuk cita-cita dan dikerjakan atau dipatuhi oleh manusia tersebut.

Filsafat adalah sebuah pemikiran kritis untuk melogikakan sesuatu, sehingga filsafat menjadi akar dari setiap ilmu pengetahuan, sedangkan ideologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang cita-cita. Sudah tentu keterkaitan antara keduanya sangat terlihat, apabila tidak ada sistem filsafat akankah ideologi ada? Tanpa adanya filsafat, ideologi tidak akan ada.  Setiap ideologi bersumber dari filsafat.

Sekarang kita tahu hubungan antara filsafat dengan ideology. Dan sudah tertera apa yang dimaksud dengan ideology. Pancasila sebagai ideologi memiliki makna Pancasila sebagai keseluruhan pandangan, cita-cita, nilai, dan keyakinan yang ingin diwujudkan dalam kenyataan kehidupan nyata sebagai identitas atau ciri kelompok atau bangsa. Pada hakekatnya Pancasila merupakan ideology terbuka yang berarti Pancasila memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan dengan menyesuaikan berkembangnya zaman.

Dapat disimpulan bahwa Pancasila sebagai Ideologi Nasional berfungsi sebagai tujuan atau cita-cita dari bangsa Indonesia serta sebagai sarana pemersatu bangsa. Makna Ideologi Pancasila yaitu sebagai keseluruhan pandangan, cita-cita, keyakinan dan nilai bangsa Indonesia yang secara normatif perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Namun saat ini muncul kekhawatiran terhadap “kekuatan” Pancasila itu sendiri.  Pancasila yang tadinya sebagai pedoman masyarakat Indonesia sepertinya terlihat mulai diabaikan atau mungkin hanya sekedar hafalan. Itulah yang menyebabkan bangsa ini di landa “lautan” kasus kriminalitas. Kurangnya bacaan-bacaan tentang penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari juga mengakibatkan masyarakat miskin akan keteladanan, ditambah lagi dihapuskannya mata pelajaran budi pekerti luhur dari kurikulum pembelajaran sekolah belakangan ini.

Jika kelalaian seperti ini tidak dicegah, apa yang terjadi pada Bangsa ini 20 tahun kedepan? Atau mungkin 10 tahun kedepan? Mungkin Pancasila akan menjadi sebuah hafalan dan bacaan sebagai hanya untuk mendapat nilai bagus dalam sebuah ujian.


Untuk itu, sebagai rakyat Indonesia kita harus segera bertindak. Dibutuhkan kesadaran setiap warga masyarakat Indonesia untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam diri masing-masing dan juga untuk berinteraksi sosial. Karna itu, “Pancasila adalah Darah Indonesia”.


Pentingnya Belajar Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan            

Pada masa perjuangan dahulu, suatu negara mempunyai orang-orang atau pejuang yang memiliki banyak nilai-nilai nasionalis, patriolis dan lain sebagainya yang pada saat itu sangat menempel pada setiap jiwa warga negaranya terutama Indonesia. Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi maupun masuknya budaya negara lain ke Indonesia, membuat nilai-nilai tersebut perlahan menghilang dari diri seorang warga negara ini. Untuk itu adanya pembelajaran mengenai pendidikan kewarganegaraan agar bangsa ini tidak kehilangan nilai-nilai tersebut.

            Pendidikan kewarganegaraan yaitu pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban suatu warga negara agar setiap hal yang di kerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan tidak melenceng dari apa yang di harapkan.

            Pendidikan kewarganegaraan mempunyai tujuan untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para calon-calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai imu pengetahuaan dan teknologi serta seni.

Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai perilaku yang:
  •          Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha esa serta menghayati nilai-nilai falsafah bangsa.
  •      Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam masnyarakat berbangsa dan bernegara.
  •          Rasional, dinamis, dan sabar akan hak dan kewajiban warga negara.
  •          Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
  •          Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.


            Dari pengertian dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan tersebut sudah terpampang bahwa sangatlah penting bagi kita terutama generasi penerus untuk belajar tentang pendidikan kewarganegaraan. Dari segi ilmu maupun psikologis. Selain itu dapat meningkatkan kualitas warga Indonesia terutama generasi penerus yang bertanggung jawab, bersikap sopan, kritis, dan sebagainya. Dan juga agar terciptanya keseimbangan antara hak dan kewajiban bagi setiap warga negara dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan berbegara. Dengan menjadi acuan sebuah negara terutama Indonesia untuk menjadi negara yang Maju dengan warga negaranya yang memiliki jiwa patriotisme. Perlu diketahui lagi, secara perlahan bangsa ini akan kehilangan jiwa nasionalis dan patriotis, dan jangan lah hal itu sampai ke anak cucu kita nanti. 


Minggu, 08 Januari 2017

ARSITEKTUR RAMAH LINGKUNGAN

Arsitektur ramah lingkungan, yang juga merupakan arsitektur hijau, mencakup keselarasan antara manusia dan lingkungan alamnya. Arsitektur hijau mengandung juga dimensi lain seperti waktu, lingkungan alam, sosio-kultural, ruang, serta teknik bangunan. Hal ini menunjukkan bahwa arsitektur hijau bersifat kompleks, padat dan vital dibanding dengan arsitektur pada umumnya.
Konsep bangunan ramah lingkungan, membatasi lahan terbangun, layout sederhana, ruang mengalir, kualitas bangunan bermutu, efisiensi bahan, dan material ramah lingkungan. Atap-atap bangunan dikembangkan menjadi taman atap (roof garden, green roof) yang memiliki nilai ekologis tinggi (suhu udara turun, pencemaran berkurang, ruang hijau bertambah).
Pemanfaatan material bekas atau sisa untuk bahan renovasi bangunan juga dapat menghasilkan bangunan yang indah dan fungsional. Kusen, daun pintu atau jendela, kaca, teraso, hingga tangga dan pagar besi bekas masih bisa dirapikan, diberi sentuhan baru, dan dipakai ulang yang dapat memberikan suasana baru pada bangunan. Lebih murah dan tetap kuat.

Material ramah lingkungan memiliki kriteria sebagai berikut;
  • Tidak beracun, sebelum maupun sesudah digunakan
  • Dalam proses pembuatannya tidak memproduksi zat-zat berbahaya bagi lingkungan
  • Dapat menghubungkan kita dengan alam, dalam arti kita makin dekat dengan alam karena kesan alami dari material tersebut (misalnya bata mengingatkan kita pada tanah, kayu pada pepohonan)
  • Bisa didapatkan dengan mudah dan dekat (tidak memerlukan ongkos atau proses memindahkan yang besar, karena menghemat energi bbm untuk memindahkan material tersebut ke lokasi pembangunan)
  • Bahan material yang dapat terurai dengan mudah secara alami

GEDUNG PT DAHANA

Hasil gambar untuk pt dahana

Tanggal 20 Januari 2012, berlokasi di Subang Jawa Barat, GBC Indonesia menganugerahkan sertifikat resmi Green Building untuk yang pertama kalinya bagi sebuah bangunan baru. Gedung tersebut adalah gedung Energetic Material Centre, kantor manajemen pusat (Kampus) PT. Dahana (Persero).
PT. Dahana sendiri adalah perusahaan BUMN yang bergerak di Industri bahan peledak untuk keperluan pertambangan. Sesuai dengan komitmen perusahaan yang menuju ke industri peledak yang semakin aman dan semakin menuju ke arah yang lebih ramah lingkungan, PT. Dahana berinisiatif untuk membangun sebuah bangunan dengan konsep Green Building.

Komponen eko arsitektur yang diterapkan di Dahana antara lain:
  1. Konsumsi energi yang sangat rendah, yaitu 131 kWh/m2 per tahun.
  2. Sumber air menggunakan air sungai dengan pengolahan mandiri, air hujan, dan air kondensasi AC.
  3. Pada siang hari tidak menggunakan lampu, dengan fitur lux sensor dan ditambah sensor gerak untuk mendeteksi keberadaan manusia.
  4. Penggunaan dual flush yang menggunakan air daur ulang.
  5. Penggunaan keran air sistem tekan yang dapat menutup sendiri.
  6. Penyiraman tanaman dengan air daur ulang, dengan penyiraman sprinkler yang memiliki sensor kelembaban tanah agar pada saat hujan tidak perlu disiram.
  7. Fasiltas pedestrian yang teduh dari tanaman rambat hingga ke jalan utama
  8. Zero run off, dengan mengalirkan air hujan ke kolam ikan di sekeliling bangunan, sisanya mengalir ke lansekap.
  9. Sumber tanaman adalah tanaman hasil budidaya di sekitar proyek
  10. 60% dari luas area bangunan adalah area hijau (termasuk Green roof).
  11. Menggunakan AC dengan refrigeran HFC yang ramah ozon
  12. Penggunaan material ramah lingkungan, termasuk kayu yang bersertifikat legal, menggunakan prefab material.
  13. Dilarang merokok di seluruh area gedung, termasuk pengawasan lebih dari satpam gedung. 
  14. Ventilasi yang cukup, dengan sistem deteksi kadar CO2.
  15. Perencanaan manajemen perawatan untuk menjaga kualitas Green Building agar tetap berkelanjutan.
  16. Pemisahan sampah organik dan non-organik, diteruskan dengan pengomposan mandiri, kerjasama dengan pengepul setempat untuk sampah non-organik yang dapat didaur ulang, dan kerjasama dengan perusahaan pengolahan limbah B3.
  17. Kenyamanan adalah yang utama, dengan dilakukannya survey berkala kepada penghuni terkait kenyamanan gedung, serta sistem tindak lanjutnya.
  18. Adanya fasilitas parkir sepeda yang digunakan untuk transportasi pekerja dari rumah (mess) ke gedung, atau ke laboratorium lain.
  19. Gedung dibangun tahan gempa, sistem penanganan kebakaran yang ketat, dan memfasilitasi akses untuk penyandang cacat.
  20. 80% material bangunan berasal dari dalam negeri, ditambah dengan adanya sertifikat ISO 14001 pada pabrik material bangunan tersebut dari 32% seluruh material bangunan.



Sumber :